Mengajarkan Anak Doa Masuk Kamar Mandi

Di dalam agama Islam selalu mengajarkan prinsip-prinsip kehidupan pada manusia sebagai umat manusia di muka bumi ini. Dimulai dari masalah besar sampai ke perihal kecil dan juga masalah sepele.

Urusan ke kamar mandi pun juga telah diatur di dalam agama Islam. Selain membaca doa masuk dan doa keluar dari kamar mandi, ada juga adab yang perlu dilakukan.

Maka dari itu perlu mengajari doa masuk dan keluar kamar mandi untuk anak serta juga perlu untuk mengetahui adab ke kamar mandi.

Mungkin Sebagian orang menganggap bahwa hal seperti ini tidaklah terlalu penting dan bisa dikategorikan menjadi sebuah masalah sepele.

Namun tidak untuk umat beragama Islam karena seorang muslim harus memperhatikan beberapa hal ketika akan masuk ke dalam kamar mandi.

Membaca doa sebelum masuk di dalam kamar mandi dan membaca doa setelah keluar dari dalam kamar mandi ini ternyata telah diatur dan memiliki dampak dan juga aturannya sendiri.

Karena sejatinya semua tindakan yang akan kita lakukan dalam sehari-hari itu harus diiringi dan juga diakhiri dengan niat dan juga doa kepada Allah SWT.

Tujuannya juga agar segala yang akan kita lakukan mendapatkan kemudahan serta kelancaran dalam prosesnya atas izin Allah SWT.

Maka dari itu sangat perlu berdoa sebelum melakukan kegiatan apapun termasuk masuk ke dalam kamar mandi dan keluar dari dalam kamar mandi.

Karena sebagai umat Islam sudah seharusnya kita mengetahui serta melaksanakan aturan tersebut. Berikut ini beberapa adab masuk ke kamar mandi:

 

Membaca Doa Sebelum Masuk Ke Kamar Mandi

Sebagaimana dengan kegiatan lain, maka ketika akan masuk ke dalam kamar mandi pun harus membaca doa.

Doa ini hendaknya dibaca sebelum masuk ke dalam kamar mandi dan tepatnya berada di depan pintu kamar mandi.

Dari imam al-Tirmidzi dari Sayyidina Ali dia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi lalu ia mengucapkan “bismillah”.

Adapaun bacaan doa untuk masuk ke kamar mandi ialah sebagai berikut: “Allahumma innii a’uudzubika minal khutbutsi wal khabaaitsi.” Yang artinya ialah: “Wahai Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan setan perempuan.”

 

Masuk Kamar Mandi Mendahulukan Kaki Kiri Terlebih Dahulu Dan Keluar Mendahulukan Kaki Kanan

Bila biasanya kita dianjurkan untuk mendahulukan dengan kaki kanan terlebih dahulu ketika akan masuk masjid dan masuk rumah, maka akan sebaliknya bila kita akan masuk kamar mandi.

Rasulullah memberikan contoh untuk mendahulukan kaki kiri ketika masuk kamar mandi dan mendahulukan kaki kanan ketika keluar dari kamar mandi.

Mengapa demikian? Karena di dalam kamar mandi merupakan tempat yang kotor dan kita masuk dalam keadaan yang kotor sehingga didahulukan menggunakan kaki kiri yang melambangkan keadaan kotor.

Sedangkan ketika sudah keluar dari dalam kamar mandi otomatis kita telah membersihkan diri yang dilambangkan dengan keluar menggunakan kaki kanan terlebih dahulu.

 

Tidak Menghadap Atau Pun Membelakangi Kiblat

Ketika sedang membuang hajat di dalam kamar mandi hendaknya kita tidak dalam posisi menghadap atau membelakangi kiblat.

Dari Abu Ayyub Al Anshori, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “jika kalian mendatangi kamar mandi maka janganlah kalian menghadap kiblat dan janganlah membelakangi kiblat.

Akan tetapi hadaplah kea rah timur atau kea rah barat.” Untuk orang Indonesia arah kiblat sendiri menghadap ke arah barat, maka dari itu disraankan untuk toilet menghadap ke arah utara dan atau ke arah selatan.

 

Tidak Lama-Lama Di Dalam Kamar Mandi

Pasti disini banyak yang suka berlama-lama di dalam kamar mandi bukan?apalagi bila disambil membawa gadget, wah bakal makin lama berada di dalam kamar mandi.

Padahal Nabi Muhammad sendiri melarang untuk kita berlama-lama di dalam kamar mandi karena di dalam kamar mandi merupakan tempat setan sehingga setan akan sangat suka untuk menggoda manusia agar berlama-lama di dalam rumahnya atau kamar mandi ini.

Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya kamar mandi ini dihadiri setan.” (HR. Ahmad 19807, Abu Daud 6 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

 

Membersihkan Dengan Menggunakan Tangan Kiri

Membersihkan kemaluan dan sekitarnya setelah buang air besar atau buang air kecil dilakukan dengan menggunakan tangan kiri karena tangan kanan telah digunakan untuk makan dan kegiatan lainnya.

Dari Abu Qotadah, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Bila salah seorang di antara kaliun minum, janganlah bernafas di dalam benjana.

Jika dia buang hajat, janganlah ia memegang kemaluan dengan menggunakan tangan kanannya. Dan jangan pula dia beristinja’ dengan menggunakan tangan kanannya.” (HR. bukhari no. 153 dan Muslim no. 267)

 

Sebaiknya Diam Selama Berada Di Dalam Kamar Mandi

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menganjurkan kita untuk diam ketika berada di dalam kamar mandi, bahkan bila ada yang memberi salam sebaiknya kita untuk tetap diam dan jangan menjawab.

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, berkata: “Ada seseorang yang melewati Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan beliau sedang buang air kecil.

Ketika itu orang tersebut mengucapkan salam kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, namun beliau tidak membalas salam tersebut.” (HR. Muslim no.370).

Lalu bagaiama dengan bernyanyi di dalam kamar mandi? Jika ternyata menjawab salam saja tidak diperbolehkan apalagi dengan bernyanyi di dalam kamar mandi.

 

Membaca Doa Di Dalam Hati Ketika Akan Keluar Dari Dalam Kamar Mandi

Bila masuk ke kamar mandi kita harus berdoa terlebih dahulu maka setelah keluar dari kamar mandi pun kita diajarkan juga tetap harus berdoa.

Bedanya doa keluar kamar mandi hendaknya dibaca di dalam hati saja dan tidak di ucapkan dengan lantang.

Dari ;Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata: “Nabi shallallahu alaihi wa sallam biasa setelah keluar dari dalam kamar mandi beliau mengucapkan “ghufronaka” (Ya Allah, aku memohon ampun pada-Mu).” (HR. Abu Daud no.30, At Tirmidzi no 7, Ibnu Majah no. 300, Ad Darimi no.680).

Adapun bacan doa setelah keluar dari dalam kamar mandi ialah sebagai berikut: “Ghufranaka. Alhamdulillahilladzi azhaba ‘annil adzaa wa’aafaanii.” Yang artinya ialah: “dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan telah menyejahterakan.”

 

Penutup

Sambil mengajari doa masuk dan keluar kamar mandi kepada anak maka tidak salah bila kita juga mengajarkan adab di dalam kamar mandi.

Agar anak dapat menghafal dan tidak lupa dengan bacaan doa nya mungkin anda sebagai orang tua dapat menempelkan doa masuk dan keluar dari dalam kamar mandi di dekat area kamar mandi untuk mempermudahkan anak anda.

Dan jangan lupa sebelum menempelkan ditembok sebaiknya di laminating terlebih dahulu agar tinta nya tidak luntur kemakan waktu atau tidak akan luntur bila terkena air.