Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling

Sejak dulu kita dibiasakan dan diwajibkan untuk belajar di sekolah selama 12 tahun. Pemerintah mewajibkan sekolah formal 12 tahun yaitu dari SD, SMP dan SMA. Itu adalah standar minimal anak untuk sekolah.

Namun beberapa orang tua juga diperbolehkan memilih cara-cara lain untuk anak belajar, misalnya saja seperti homeschooling. Kelebihan dan kekurangan homeschooling memang perlu diketahui oleh para orang tua sebelum akan menerapkannya.

Homeschooling atau sekolah mandiri merupakan metode pendidikan alternatif buat para orang tua yang menginginkan waktu belajar anak lebih fleksibel. Homeschooling juga menjadi tempat belajar yang nyaman bagi anak-anak.

Akan tetapi penting bagi orang tua sebelum menerapkan system pendidikan homeschooling pada anak tentu harus mengetahui kelebihan dan kekurangan homeschooling itu sendiri.

 

Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling

Berikut ini 9 kelebihan dan kekurangan homeschooling yang perlu orang tua tahu!

Kelebihan homeschooling:

  1. Lebih memaksimalkan potensi pada anak sejak usia dini, tanpa perlu harus khawatir dengan ketetapan waktu yang ditentukan seperti di sekolah.
  2. Anak lebih siap untuk terjun dalam dunia nyata misal dalam kegiatan sehari-hari anak bisa lebih baraktifitas secara langsung apa yang ia pelajari.
  3. Biaya pendidikan bisa menyesuaikan pada keadaan yang orang tua inginkan.
  4. Anak lebih mudah membaur dengan orang yang lebih tua atau orang dewasa.
  5. Anak berpeluang secara kreativitas individual lebih unggul dibandingkan dengan mereka yang sekolah formal dan juga akan memiliki peluang kemandirian yang tinggi.

 

Kekurangan homeschooling:

  1. Anak akan lebih kesulitan dalam berinteraksi dengan teman seumuran atau sebayanya. Karena homeschooling kehidupan sosialnya cenderung kurang luas.
  2. Belum memiliki standarisasi pada kurikulum.
  3. Membutuhkan keterlibatan serta komitmen yang tinggi dari orang tua.
  4. Kurangnya kemampuan dalam kerja tim serta berorganisasi.

Keuntungan yang paling utama dari homeschooling sendiri adalah orang tua maupun pendidik dapat lebih focus dan perhatiannya dapat penuh ke anak, sehingga membuat anak lebih terpusat perhatiannya. Jadi dapat dengan mudah mengembangkan bakat yang mereka punya.

Karena homeschooling sendiri dapat membuat orang tua dan pendidik mengatur jam belajar anak lebih fleksibel. Oleh sebab itu mengembangkan bakat dengan proses homeschooling adalah pilihan yang tepat.

Setiap metode pendidikan memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi tidak perlu khawatir dengan pilihan yang orang tua akan pilih nantinya untuk anak.

Karena semua metode pendidikan jika dipilih secara yakin tentu akan membuahkan hasil yang tidak mengecewakan. Orang tua hanya perlu memantapkan diri dengan pilihan yang akan dijalani oleh anak.

Memilih metode pendidikan homeschooling juga merupakan pilihan yang tepat jika Anda menginginkan anak lebih bisa focus pada tujuan yang akan dicapai, misalnya menjadi entrepreneur.

Dari kelebihan dan kekurangannya, homeschooling lebih banyak kelebihannya dibandingkan kekurangannya. Homeschooling juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengasah bakat anak sesuai keinginan atau pilihan mereka.

Walaupun sekolah formal biasa juga memiliki kekurangan atau kelebihannya, lantas tidak menjadikan sekolah formal menjadi hal yang buruk bagi anak. Hanya saja sekolah formal memiliki aturan yang pasti dan tidak bisa diatur secara bebas sewaktu-waktu seperti homeschooling.

Oleh karena itu orang tua jika ingin menerapkan metode pendidikan secara homeschooling pada anak sebaiknya didiskusikan secara matang.

Alangkah baiknya jika hal tersebut juga ditawarkan terlebih dahulu pada anak, apakah mereka mau menjalani metode pendidikan secara homeschooling atau sekolah formal.

Memberikan penjelasan dengan detail apa saja kelebihan dan kekurangan homeschooling serta sekolah formal pada anak dapat membantu mereka dalam mengikuti keinginannya.

Setiap anak perlu dibimbing bukan untuk diatur sesuai keinginan orang tua. Mereka hanya perlu diarahkan dan didampingi apa yang mereka inginkan.

Namun beberapa orang tua memang menginginkan yang terbaik bagi anak-anak namun lupa mendengarkan apa yang benar-benar membuat mereka bahagia dalam hidup mereka.

Membentuk anak sejak dini memang harus hati-hati. jika orang tua memaksakan diri mewujudkan ambisi dari orang tua itu sendiri dan memaksakan kehendak kepada anak tentu hanya akan membuat anak stres dan tidak nyaman.

Dengan begitu memberikan pilihan pada anak untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan adalah pilihan terbaik untuk orang tua maupun anak-anak.

 

Next : Review Buku