Mempercepat Keluarnya ASI Setelah Melahirkan

Ada anggapan umum di kalangan orang Indonesia yang berfikir bahwa jika sudah melahirkan maka ASI akan dengan mudah keluar, pada faktanya tidak semua mengalami hal tersebut. Hormon oksitosin hormon pelancar ASI yang akan merangsang payudara wanita sehingga akan cepat melahirkan.

Pemahaman ini terjadi karena kurangnya edukasi terhadapa para ibu muda yang belum pernah memiliki anak sebelumnya. Memahami ilmu seputar ASI dan menyusui seperti ini sangatlah penting karena Asi ekslusif sangat di butuhkan oleh si kecil.

Beberapa faktor lain yang bisa membuat ASI cepat keluar diantaranya adalah, gaya hidup, kelahiran prematur, stress, hingga penyakit tertentu.

Beberapa tip yang bunda bisa praktekan untuk manjadikan ASI cepat keluar setalah melahirkan si buah hati adalah sebagai berikut :

 

Cara Memperlancar Keluarnya ASI

  • Membiasakan Selalu Berfikir Positif

Stress adalah ibu segala penyakit, pernahkah moms mendengar istilah ini sebelumnya? Stress pada pasca melahirkan atau baby blues merupakan salah satu pemicu kenapa payudara tidak juga mengluarkan ASI.

Dukungan dari orang terdekat akan sangat berpengaruh terhadap kondisi pikira dan kejiwaan yag di miliki oleh sanga calon ibu agar selalu dalam kondisi hari yang tenag dan pikiran sehingga siap untuk menghadapi kelahiran si kecil

Kondisi kejiwaan yang tenang akan menghadirkan rasa tenang sehingga hormon oksitosin yang dihasilkan menjadi lebih  meningkat.

  • Menstimulasi Payudara

Rajinlah memberikan stimulus kepada payudara, moms bisa berkonsultasi dengan dokter bagaimana teknik stimulus ASI yang baik agar ASI keluar tetap lancar.

Deangan melakukan gerakan stimulus ke payudara akan membuat prolaktin bisa memproduksi ASI manjadi lebih banyak. Jangan bosan untuk melakukan aktivitas ini.

  • Mengompress Payudara

Menjaga payudara tetap hangat akan membuat payudara menjadi rileks membuat prolaktin akan stabil dan produksi ASI juga akan menjadi stabil pula. Gunakan air hangat dan kain yang lembut untuk mengompress payudara.

  • Lakukan Pemijatan Terhadap Payudara

Pemijatan yang di lakaukan di payudara bertujuan untuk membuat payudara tetap terasa nyaman atau rileks.

Selain pemijatan payudara, mom juga bisa meminta bantuan untuk melakukan pemijatan di leher bagaian belakang dan juga bagian punggung, mintalah orang terdekat untuk melakukan pemijatan ini sperti ibu maupun suami.

Pijatan di Leher dan punggung bisa merangsang hormon oksitosin yang membuat produksi ASI tetap terjaga.

  1. Praktekan Inisiasi Menyususi Dini (IMD)

Inisiasi menyususi dini yaitu teknik menyusui yang di lakukan sekitar satu jam setelah sang ibu melahirkan kemudian mendekatkan bayi ke payudara ibu dan membiarkan si kecil mencari puting ibunya dan kemudian mulai menyusu.

Membangun kedekatan antara si kecil dan ibunya terbukti dapat merangsang payudara untuk mengeluarkan ASI, sentuhan kulit pertama si kecil dengan kulit ibunya sudah terbukti menjadi perangsang hormon pemroduksi ASI.