Menguak Penyebab Asam Lambung Naik yang Perlu untuk Diketahui

Penyakit asam lambung naik merupakan kondisi di mana asam pada saluran pencernaan yang menghubungkan lambung dan mulut terjadi kenaikan asam tinggi yang bisa membuat perih pada lambung. Tidak hanya perih saja tapi bisa juga menimbulkan mual hingga muntah.

Penyebab asam lambung naik juga perlu diketahui karena perlu untuk mengantisipasi kondisi tersebut sebelum terlambat.

Munculnya rasa seperti terbakar di dalam dada bisa mengakibatkan asam pada lambung naik menuju kerongkongan. Kondisi ini bisa dialami dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa.

Gejala yang ditimbulkan dari asam lambung seringkali dikira serangan jantung. Sebab gejalanya meliputi nyeri pada dada yang hampir mirip dengan serangan jantung atau penyakit jantung coroner.

Penyebab asam lambung naik pun juga perlu ditelusuri agar bisa diobati dengan cara yang tepat.

Walaupun penyakit ini terbilang penyakit yang tidak berbahaya, namun cukup mengganggu Anda, apalagi jika sedang melakukan aktifitas di luar misalnya seperti bekerja atau kuliah.

Oleh sebab itu, pahami gejala yang timbul lalu cari tahu penyebabnya kemudian cari solusinya agar sakit asam lambung tidak berlarut-larut.

 

Gejala dan Penyebab Asam Lambung Naik yang Perlu Diwaspadai

Gejala utama akibat asam lambung naik adalah rasa terbakar pada bagian dada atau biasa disebut dengan heartburn yang kemudian semakin parah jika digunakan u

ntuk berbaring maupun untuk makan. Biasanya asam lambung akan disertai dengan gangguan pada saluran pencernaan yang mengakibatkan seseorang akan sering mual hingga muntah, sendawa berlebihan, mengalami sesak napas dan maag.

Berikut ini adalah gejala umum yang terjadi saat asam lambung naik:

  • Nyeri pada bagian dada atau rasa terbakar (heartburn)
  • Rasa asam muncul dari area kerongkongan serta mulut
  • Sesak napas hingga rasa nyeri pada ulu hati
  • Mengalami batuk-batuk terutama batuk kering di malam hari secara terus menerus
  • Bau tidak sedap pada bagian mulut
  • Susah untuk menelan makanan
  • Rasa tidak nyaman pada bagian perut
  • Mengalami gangguan saluran pencernaan
  • Jika berbaring asam lambung semakin parah
  • Mengalami sendawa yang berlebihan
  • Gigi-gigi mengalami kerusakan

Jika gejala-gejala di atas Anda alami maka sudah dipastikan Anda sedang terserang asam lambung yang sedang naik.

Dengan begitu mengatasinya pun juga tidak boleh asal-asalan. Mengingat penyakit asam lambung ini merupakan penyakit yang tidak begitu perlu penanganan khusus namun kita juga tidak boleh meremehkannya begitu saja. Tangani dengan tepat agar asam lambung sembuh dengan lebih cepat.

Pada umumnya, penyakit asam lambung ini bisa terbilang sakit ringan yang bisa terjadi satu atau dua kali dalam sebulan.

Jika hanya terjadi satu atau dua kali dalam sebulan maka penyakit asam lambung ini terbilang ringan.

Namun jika terjadi lebih sering dan selama sebulan hampir sering terjadi asam lambung maka masuk dalam kategori asam lambung berat dan ini membutuhkan penangan khusus dari dokter untuk tindakan lebih lanjutnya.

Biasanya dalam mendiagnosis asam lambung bisa dilakukan dengan beberapa cara. Cara mendiagnosis asam lambung antara lain sebagai berikut:

  • Menggunakan Metode EKG (Elektro Kardio Gram)

Sistem ini menggunakan langkah pendeteksi yang sama untuk melakukan deteksi jantung koroner. Karena asam lambung dan jantung koroner memiliki gejala yang hampir-hampir mirip yaitu nyeri pada dada atau biasa disebut dengan istilah medis GERD.

  • Menggunakan Metode ME (Manometri Esofagus)

Metode manometri esofagus ini merupakan langkah seperti tes yang dilakukan dengan mengambil gerakan otot. Tes ini cukup membantu mendiagnosis apakah Anda mengalami asam lambung ringan atau berat.

Manometri Esofagus ini dilakukan dengan cara memeriksa irama seseorang ketika menelan hingga bisa mengukur sebuah kekuatan otot yang ada di kerongkongan.

  • Metode Gastroskopi

Tes dengan menggunakan gastroskopi ini adalah pendeteksi khusus yang memanfaatkan alat selang yang ada kameranya sehingga bisa melihat radang pada kerongkongan Anda.

Sampel yang akan diambil kemudian diteliti menggunakan mikroskop atau biasa disebut biopsi esofagus untuk melihat hasil dari asam lambung yang naik ke kerongkongan.

  • Dengan Melakukan Rontgen

Melakukan rontgen juga menjadi salah satu alternatif dalam mendiagnosis asam lambung. Menggunakan metode rontgen di mana seseorang akan diambil foto rontgen bagian saluran pencernaan pada bagian atas untuk mengetahui bagian pada lapisan rongga pencernaan.

Jika terlihat adanya peradangan pada kerongkongan maka hasilnya pun akan segera bisa diketahui melalui foto rontgen ini.

  • Dengan Menggunakan Metode Pengukuran Tingkat Asam Kerongkongan

Metode dengan mengukur tingkat keasaman pada kerongkongan dilakukan dengan menggunakan selang atau bisa juga dilakukan dengan kateter.

Selang yang dimasukan akan terhubung pada komputer sehingga akan dengan mudah mendeteksi tingkat asam yang ada pada kerongkongan Anda.

Jika sudah mengetahui kondisi asam lambung yang diderita ringan atau berat maka langkah selanjutnya adalah mengatasinya dengan cara yang tepat.

Banyak cara untuk mengobati asam lambung yang sedang naik. Penangannya pun juga bisa dilakukan secara mandiri atau sendiri di rumah. Namun jika sudah berat maka membutuhkan bantuan dari dokter.

Beberapa langkah berikut ini terbukti ampuh dalam memelihara sakit asam lambung dan bisa meredakan gejalanya:

  1. Jika Anda adalah perokok, maka berhenti untuk merokok adalah langkah awal yang bisa dilakukan untuk meredakan asam lambung yang naik.
  2. Konsumsi makanan dengan porsi yang lebih sedikit namun sering. Langkah ini dikenal bisa membuat asam lambung membaik.
  3. Jika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas, lakukan pengurangan berat badan yang bisa mengakibatkan asam lambung naik. Obesitas sejak dulu memang dikenal mampu menjadi penyebab umum dari asam lambung.
  4. Ketika tidur gunakan bantalan yang lebih tinggi dari biasanya untuk meredakan asam lambung yang sedang naik. Sehingga bisa meredakan rasa terbakar yang ada di dada.
  5. Menghindari untuk mengkonsumsi makanan manis terutama cokelat lalu hindari juga makan tomat dan makanan-makanan yang berlemak serta pedas.

Langkah-langkah di atas bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa perlu pergi ke dokter. Asam lambung naik memang bisa membuat aktifitas sehari-hari menjadi terganggu dan tidak nyaman.

Itu sebabnya dengan lebih memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari menjadi langkah yang bisa diperhatikan dan lakukan.

Langkah pencegahan agar terhindar dari sakit asam lambung bisa dengan menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi, makanan pedas, makanan asam, hindari minuman berkarbonasi dan makanan manis seperti cokelat.

Perhatikan selalu makanan yang dikonsumsi sehari-hari karena pola makan menjadi faktor utama yang mengakibatkan asam lambung menjadi naik.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk periksa ke dokter? Apabila pencegahan dan penanganan yang dilakukan tidak membuahkan hasil yang baik bagi tubuh Anda maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Walaupun penyakit asam lambung ini terbilang sakit yang bisa diatasi sendiri dan tidak berbahaya, namun dalam beberapa kasus yang terjadi yang mengakibatkan asam lambung tidak kunjung sembuh adalah timbulnya komplikasi lain yang diakibatkan oleh asam lambung itu sendiri.

Sehingga segera memeriksakan diri ke dokter merupakan pilihan terbaik agar mendapatkan pengobatan yang tepat.